skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Faktor Risiko Penyakit Hepatitis A!

Faktor Risiko Penyakit Hepatitis A!

Hepatitis A adalah peradangan (iritasi dan pembengkakan) pada hati disebabkan oleh virus hepatitis A. Virus ini menyebar melalui makanan atau air yang terkontaminasi dengan tinja orang yang terinfeksi.

Penyakit ini sangat erat kaitannya dengan kurangnya air bersih, sanitasi yang tidak memadai dan kebersihan pribadi yang buruk.

Tidak seperti hepatitis B dan C, infeksi hepatitis A tidak menyebabkan penyakit hati kronis dan jarang berakibat fatal.

Tetapi dapat menyebabkan gejala yang melemahkan dan sebagian kecil menjadi hepatitis fulminan (gagal hati akut), berhubungan dengan tingkat kematian yang tinggi.

Virus Hepatitis A kebanyakan ditemukan dalam tinja dan darah dari orang yang terinfeksi sekitar 15-45 hari sebelum gejala terjadi dan selama minggu pertama sakit.

Hal-hal yang dapat menjadi risiko terjangkit hepatitis A:

– Penderita hepatitis A yang tidak mencuci tangan dengan benar setelah pergi ke kamar mandi dan menyentuh benda-benda lain atau makanan.

– Terjadi kontak dengan tinja atau darah seseorang yang telah terjangkit.

– Mengkonsumsi makanan atau air yang telah terkontaminasi oleh kotoran (tinja) yang mengandung virus hepatitis A (buah-buahan, sayuran, kerang, es, dan air adalah sumber umum dari virus hepatitis A).

Siapapun yang belum divaksinisasi atau belum terjangkit Hepatitis A memiliki resiko yang tinggi. Di daerah di mana virus tersebar luas (endemisitas tinggi), infeksi hepatitis A kebanyakan terjadi pada anak usia dini. Sedangkan faktor risikonya meliputi orang yang:

– Bepergian ke daerah dengan tingkat infeksi virus hepatitis A tinggi.

– Memiliki kesadaran menjaga kebersihan tubuh yang rendah.

– Tinggal dengan pasien yang terserang Virus Hepatitis A.

– Melakukan aktivitas oral/anal seks.

Virus Hepatitis A merupakan virus RNA (bandingkan dengan manusia yang tersusun atas DNA). RNA ini dapat dideteksi pada cairan tubuh dan feses.

Sehingga dibutuhkan darah dan feses dari pasien untuk menegakkan diagnosis infeksi virus Hepatitis A. Dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin menemukan bahwa anda memiliki hati yang membesar dan melunak. Tes darah dapat menunjukkan:

– Peningkatan enzim hati (tes fungsi hati), terutama tingkat enzim transaminase.

– Peningkatan jumlah antibodi IgM dan IgG terhadap hepatitis A (IgM biasanya positif sebelum IgG).

Gejala Penyakit Hepatitis A

Gejala penyakit hepatitis A yang biasanya muncul adalah rasa kelelahan pada tubuh dan walaupun sudah tidak melakukan suatu kegiatan atau juga melakukan suatu aktivitas yang bisa menguras tenaga dengan lebih banyak lagi.

Badan biasanya akan terasa lelah dan loyo tidak ada semangat sama sekali. Keadaan yang seperti ini akan berlangsung lebih lama.

Jika hal ini tidak segera ditangani, maka lama kelamaan akan menyebabkan virus berkembang menuju ke arah yang semakin parah.

Jika merasa lelah, hal ini berarti suatu tanda dari adanya penyakit hepatitis A, maka cobalah melakukan pemeriksaan ke dokter dan jangan menundanya lagi.

Kemudian gejala hepatitis selanjutnya yang terjadi adalah tubuh akan mengalami demam. Dan walaupun cuaca sedang dalam keadaan cerah dan juga panas.

Namun penderita penyakit hepatitis A biasanya akan merasakan menggigil dan kedinginan dan selalu ingin berselimut.

Hal inilah yang akan terjadi. Jika sudah merasa sangat kelelahan, misalnya adalah mengalami ciri penyakit hati yang diakibatkan karena serangan virus yang lain maka temperatur tubuh akan mengalami peningkatan.

Dan kadang juga suhu tubuh akan mengalami peningkatan yang merupakan salah satu akibat dari penyakit hepatitis, demam berdarah atau juga penyakit malaria dan jenis penyakit yang lainnya. Namun masih tetap dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan ke dokter dalam mendapatkan kepastian.

Mencegah Penyakit Hepatitis A

Mencegah penyakit hepatitis A menular dilakukan salah satunya adalah dengan menggunakan vaksinasi. Penggunaan vaksinasi yang aman serta efektif pada penyakit hepatitis A.

Vaksin ini biasanya akan membutuhkan waktu sekitar 2 minggu baru akan bekerja melindungi tubuh.

Vaksinasi diberikan untuk mereka yang mempunyai resiko tinggi menderita penyakit hati hepatitis A, seperti:

– Para petugas penitipan anak disiang haru dan juga masa prasekolah.

– Petugas air ledeng.

– Penyandang cacat intelektual dan juga penjaganya.

– Petugas kesehatan yang bekerja dengan masyarakat pedalaman.

– Orang yang melakukan kunjungan ke marsyarakat pedalaman di luar kota dan juga didaerah yang terpecil.

– Penderita penyakit hemofilia yang kemungknan menerima cairan jenis konsentrat plasma yang terkumpul.

– Pelaku homoseksual.

– Penggunaan narkoba jenis suntik.

– Mereka yang menderita penyakit hati kronis.

– Orang yang melakukan kunjungan ke negara yang jumlah penderita penyakit hepatitis A tinggi. Terutama adalah di negara berkembang.

 

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.