skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
7 Obat Sakit Hepatitis A Tanpa Efek Samping!

7 Obat Sakit Hepatitis A Tanpa Efek Samping!

Penyakit hepatitis a merupakan penyakit yang di sebabkan oleh ada nya infeksi virus yang masuk ke dalam tubuh untuk menginfeksi bagian hati.

Karena pada dasar nya tujuan utama dari infeksi virus hepatitis adalah pada bagian hati. Tetapi sebelum virus menginfeksi bagian hati, virus akan menginfeksi bagian tubuh yang lain nya terlebih dahulu.

Penyakit hepatitis a merupakan bagian penyakit hepatitis pada tahap awal, sehingga cukup banyak penderita penyakit hepatitis A.

Infeksi virus penyakit hepatitis A dapat dialami oleh siapapun, dari infeksi virus secara langsung atau pun karena penularan penyakit hepatitis dengan orang penderita penyakit hepatitis.

Jika memiliki daya tahan tubuh yang buruk maka akan lebih mudah untuk terserang infeksi virus penyakit hepatitis, karena tubuh yang tidak mampu untuk melawan serangan virus dari dalam luar tubuh.

Penderita penyakit hepatitis A bisa dialami dari kalangan berbagai macam usia, bahkan anak anak pun juga bisa menderita penyakit hepatitis.

Cara Mengobati Penyakit Hepatitis A

Penyakit hepatitis A yang ditularkan dari orang lain melalui benda, hubungan seksual atau juga bisa dari lingkungan dan juga makanan.

Maka akan menyebabkan infeksi virus masuk ke tubuh. Setelah infeksi pun akan menyebabkan bagian tubuh mengalami gangguan atau gejala akibat penyakit hepatitis A yang terjadi.

Gejala hepatitis A yang bisa dialami salah satu nya dengan terjadi nya kepala yang akan terasa berat atau pusing, setelah itu juga akan menyebabkan penderita nya sering merasa mual, dan muntah.

Tidak jarang juga penderita nya mengalami infeksi yang akan menyebabkan diare. Penderita penyakit hepatitis juga bisa mengalami perubahan warna urin dan fases yang akan lebih gelap dan juga akan lebih pucat sehingga dapat di lihat dengan mudah.

Jika kondisi penyakit hepatitis a semakin parah bisa mengakibatkan mata menjadi kuning, dan juga sering mengalami gatal gatal.

Gejala penyakit hepatitis A terkadang juga tidak akan dialami atau tidak akan dirasakan sehingga sulit untuk mengetahui kondisi tubuh yang telah di infeksi oleh virus penyakit hepatitis A. Maka dari itu kesehatan yang selalu diperiksakan setiap bulan nya bagus untuk di lakukan.

Pengobatan penyakit hepatitis A hanya bias dilakukan setelah pemeriksaan darah, dan jika setelah melakukan pemeriksaan darah, pengobatan dapat dilakukan.

Cara mengobati penyakit hepatitis A bias menggunakan obat herbal. Obat ini bertujuan untuk menghentikan infeksi yang semakin parah. Berikut adalah obat herbal untuk penyakit hepatitis A:

  1. Batang Bugenfil

Membuat ramuan tradisional dengan batang bugenfil memang mudah cukup mengeringkan batang bugenfil sebanyak 10 samapi 15 gram lalu bersihkan dengan air sampai bersih setelah dicuci potong batang bugenfil tipis-tipis dan rebus dengan menggunakan panci yang berbahan email.

Masukkan potongan batang bugenfil tersebut kedalam panci dan tambahkan 3 gelas air, rebus hingga menyisakan sebanyak 1 gelas saja lau diamkan agar terlalu panas dan campurkan 1 sendok makan madu lebah dan diminum setiap hari 2 kali masing-masing sebanyak setengah gelas.

  1. Batang Brotowali

Hampir sama seperti merebus batang bugenfil, cukup menyediakan 1 jari batang brotowali lau cuci hingga bersih dan potong menjadi kecil-kecil.

Setelah itu rebus batang brotowali yang sudah dipotong tadi dengan 3 gelas air hingga menyisakan 1 gelas saja. Setelah dingin campurkan 1 sendok makan madu dan diminum sehari 2 kali masing-masing setangah gelas.

  1. Jus Tomat

Selain banyak manfaat bagi kesehatan salah satunya adalah jus tomat juga bisa digunakan untuk ramuan tradisional untuk mengatasi hepatitis.

Caranya mudah cukup dengan menyiapkan 2 buah tomat yang sudah masak kemudian diblender dan ditambahkan air dan gula secukupnya.

Atau juga bisa dengan direbus menggunakan air secukupnya lalu potong dan peras hingga mengeluarkan air. Dikonsumsi setiap hari 2 kali untuk hasil yang maksimal.

  1. Rimpang Temulawak

Cara membuat ramuan ini sama dengan membuat ramuan dengan rimpang kunyit. Caranya kupas kulit rimpang temulawak dan bilas dengan air matang hingga bersih.

Kemudian diparut hingga halus setelah diparut tambahkan setengah gelas air hangat lalu saring airnya dan ditambahkan 1 sendok madu kemudian air diminum 2 kali sehari.

  1. Buah Mengkudu

Caranya begitu simple cukup dengan memarut buah mengkudu yang matang yang sebelumnya dicuci dengan air matang.

Setelah diparut peras mengkudu yang halus tadi dengan kain bersih dan air perasan tersebut diminum 2 kali sehari.

  1. Mahkota Dewa

Mahkota Dewa adalah tanaman herbal yang berasal dari Papua. Tanaman ini kaya akan kandungan alkaloid, minyak atsiri, tanin dan sebagai anti-bakteri.

Cara pengobatannya:

– Keringkan buah mahkota dewa yang telah matang.

– Rebus beberapa saat menggunakan air bersih, lalu diamkan.

– Setelah air rebusan dingin, minum air tersebut secara rutin.

  1. Kunyit

Kunyit adalah bahan herbal yang memiliki banyak khasiat, salah satunya adalah sebagai anti-tumor, anti microba dan sebagai obat untuk melawan kanker.

Cara pengobatannya:

– Cuci kunyit sampai bersih, lalu parut.

– Setelah di parut, peras airnya dan pisahkan antara ampas dan air perasan tersebut.

– Setelah di dapat air perasan kunyit, campurkan dengan madu dan tambahkan sedikit air hangat,

– Lalu aduk sampai semua bahan tercampur rata.

– Setelah itu, minum 3x sehari.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.