skip to Main Content
+62 822-1122-6676 customercare@autoimuncare.com
Diagnosa Penyakit Hepatitis A Orang Tua!

Diagnosa Penyakit Hepatitis A Orang Tua!

Hepatitis A merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang organ hati dan disebabkan oleh infeksi virus.

Cara penyebaran utamanya adalah melalui makanan atau minuman yang telah terkontaminasi oleh tinja pengidap hepatitis A.

Infeksi hepatitis A umumnya tidak menyebabkan penyakit hati jangka panjang (kronis) dan jarang yang berakibat fatal.

Gejala hepatitis A umumnya memang sangat mudah ditebak. Masa inkubasi yang dibutuhkan oleh virus hepatitis A pada orang yang terkena infeksi adalah antara 2 hingga 4 minggu.

Selama dalam waktu ini maka penderita bisa mengembangkan berbagai gejala. Gejala awal memang tidak mudah terdeteksi namun ketika sudah berkembang maka mudah untuk diamati.

Berikut gejala yang paling sering terjadi pada tingkat awal hingga kondisi yang lebih parah:

– Munculnya gangguan pencernaan seperti rasa mual, muntah, dan diare).

– Rasa tidak nyaman untuk perut seperti sakit perut yang menyerang pada bagian kanan perut atau dibawah tulang rusuk.

– Warna tinja menjadi coklat atau kemerahan.

– Kulit menjadi sering gatal.

– Terjadi pembengkakan organ hati.

– Tubuh akan terasa lebih lelah dan keringat dingin. Ini menandakan bahwa virus sudah menyerang organ hati sehingga mempengaruhi kerja hati.

– Sakit perut hingga diare.

– Rasa tidak nyaman untuk otot dan tulang seperti nyeri yang berlebihan.

– Bagian putih mata berubah menjadi kuning.

– Mengalami penurunan nafsu makan yang sangat berat.

– Tubuh mengalami demam dari ringan hingga menjadi lebih berat.

– Urin berubah dari kuningatau lebih gelap.

Pengembangan Gejala Hepatitis A untuk Orang Tua

Orang dewasa dan orang tua ketika terkena infeksi hepatitis A akan lebih mudah mengembangkan gejala.

Pada tahap awal gejala langsung bisa terdektsi dari penampilan fisik dan tanda-tanda tinja atau urin. Tingkat kematian paling sering terjadi pada orang dewasa dan orang tua jika perawatan terlambat dilakukan.

Individu yang Beresiko Terkena Hepatits A

– Orang yang pernah tinggal atau datang ke tempat daerah yang terkena endemi hepatitis A.

– Orang yang pernah melakukan kontak oral dengan penderita hepatitis A.

– Laki-laki yang memiliki kelainan orientasi seksual seperti berhubungan seksual dengan laki-laki.

– Orang yang tinggal dalam lingkungan yang buruk bisa dengan mudah terkena hepatitis A ketika di – daerah tersebut ada penderita hepatitis A.

– Orang yang tinggal dengan kondisi air yang kurang bersih.

– Orang yang memiliki kebiasaan buruk yaitu menggunakan narkoba dengan alat suntik.

– Orang yang sudah terinfeksi HIV / AIDS.

– Orang yang menderita gangguan pembekuan darah seperti penyakit hemofilia.

– Orang yang tinggal dalam lingkungan terdekat penderita hepatitis, misalnya dalam satu rumah.

– Orang yang pernah berhubungan seksual dengan penderita hepatitis A.

Diagnosa Hepatitis A

Penyakit hepatitis A tidak bisa dideteksi hanya dari melihat gejala pada penderita. Bahkan jika gejala sudah sangat jelas maka tetap diperlukan pemeriksaan detail yaitu dengan pengujian darah dilaboratorium. Virus akan terdeteksi secara jelas lewat darah.

Pemeriksaan darah biasanya mendapatkan rujukan dari dokter yang memeriksan juga sudah memperlihatkan gejala baik dalam skala ringan atau yang lebih berat.

Komplikasi Akibat Hepatitis A

Hepatitis A termasuk salah satu jenis hepatitis yang paling ringan, dibandingkan jenis hepatitis B dan hepatitis C.

Penyakit ini jarang menimbulkan komplikasi sehingga kondisi hati bisa sepenuhnya pulih setelah menjalani pengobatan.

Penyakit ini juga jarang menyebabkan kerusakan hati permanen namun beberapa penderita bisa mengalami kondisi yang sangat kronis jika tidak mendapatkan perawatan segera.

Kondisi yang lebih kronis menyebabkan gagal fungsi hati dimana hati kehilangan kemampuan sepenuhnya. Untuk mengatasi kondisi ini sangat diperlukan proses transplantasi.

Meski demikian, penyakit ini berpotensi menyebabkan gagal hati terutama pada mereka yang telah mengidap penyakit hati sebelum terinfeksi hepatitis A dan penderita manula. Selain itu, pada sebagian penderita infeksi ini bisa kambuh atau kembali lagi.

Penyakit ini tidak memiliki langkah penanganan khusus. Pemulihan hanya bergantung pada sistem kekebalan tubuh yang melenyapkan virus dengan sendirinya. Langkah pengobatan hepatitis A bertujuan meringankan gejala-gejala yang dialami.

– Mengatasi mual-mual dan muntah

Misalnya dengan menghindari makanan berlemak dan makan dengan porsi sedikit.

– Banyak beristirahat

Pengidap hepatitis A pasti akan mengalami kelelahan, terutama pada awal infeksi.

– Konsultasikan dengan dokter Anda, mengingat usia orang tua anda sudah tua, kemungkinan terdapat penyakit lain yang dapat memperberat kondisi orang tua anda seperti kencing manis, dislipidemia, dsb.

– Jangan mengonsumsi minuman keras atau obat-obatan yang berdampak pada hati agar organ hati Anda juga bisa beristirahat. Jika ada obat-obatan tertentu yang harus Anda gunakan, diskusikanlah dosis atau jenis obat yang aman dengan dokter.

Apa Itu Livercare?

Livercare marupakan Formula Organik produk PT. Autoimun Care Indonesia (PT.AICI) yang di produksi khusus dengan teknologi canggih yaitu Autofermentasi Nanotechnology dan Formula Organik Livercare yang diproduksi adalah hasil terbaik dari berbagai penelitian yang dilakukan oleh Tim Formulator kami selama bertahun-tahun dengan melibatkan berbagai bahan-bahan Organik dengan kualitas terbaik.

Kandungan-kandungan alami yang terkandung dalam Formula Organik Livercare dapat berperan sebagai anti virus yang menyerang Liver seperti Hepatitis A dan Hepatitis B, Anti peradangan yang diakibatkan oleh aktivitas virus, Memperbaiki fungsi organ Liver serta kelenjar Empedu yang berperan sebagai sintesa lemak dalam darah, Mencegah dan mengurangi timbulnya plak dalam pembuluh darah.